Selasa, 23 Agustus 2016

Profil Desa Pakisjajar

1.      Kondisi Desa
Desa Pakisjajar mempunyai ketinggian tanah rata-rata 455 M di atas permukaai air laut berhawa sedang, suhu 18 - 32 C dan tanah rata tidak berbukit. Luas Wilayah Desa Pakisjajar adalah 504,303 Ha. Secara administratif, Desa Pakisjajar terletak di wilayah Kecamatan Pakis Kabupaten Malang dengan posisi dibatasi oleh wilayah desa-desa tetangga. Di sebelah Utara berbatasan dengan Desa Sukolilo Kecamatan Jabung. Di sebelah Barat berbatasan dengan Desa Bunutwetan Kecamatan Pakis. Di sisi Selatan berbatasan dengan Desa Pakiskembar Kecamatan Pakis, sedangkan di sisi timur berbatasan dengan Desa Sumberpasir Kecamatan Pakis. Jarak tempuh Desa Pakisjajr ke ibu kota kecamatan adalah 1 km, yang dapat ditempuh dengan waktu sekitar 5 menit. Sedangkan jarak tempuh ke ibu kota kabupaten adalah 36 km, yang dapat ditempuh dengan waktu sekitar 1 jam.

2.      Sejarah Desa Pakisjajar
  1. Asal Usul Desa
Tentang asal usul Desa Pakisjajar berdasarkan cerita dari para sesepuh dan pinisepuh Desa yang sudah Almarhum, bahwa nama Desa Pakisjajar berasal dari Pemberian Nama yang mbabat alas desa/tokoh yang pertama kali membuka desa pakisjajar. Kondisi desa pakisjajar sebelum seperti sekarang ini, berupa hutan belantara/ alas yang banyak di tumbuhi pohon pakis, karena posisinya berjajar (dalam bahasa jawa) atau berjejer berderet rapi maka di namakan dusun pakisjajar yang sekarang menjadi Desa Pakisjajar.
Desa Pakisjajar terdiri dari 3 (tiga) Dusun yaitu dusun Krajan yang mayoritas penduduknya adalah keturunan suku madura dan jawa (pendalungan), dusun Trajeng yang mayoritas penduduknya suku madura dan dusun Robyong yang mayoritas penduduknya suku jawa.
  1. Sejarah Tokoh Pemimpin Desa Pakisjajar
             Sejarah Tokoh Pemimpin Desa Pakisjajar dimulai semenjak dibukanya desa pakisjajar, peristiwa tersebut terjadi sekitar ± Tahun 1700 M datanglah seorang tokoh bangsawan dari madura keturunan dari kerajaan Arosbaya bangkalan madura, beliau datang ke Desa Pakisjajar dengan tujuan membuka tanah perdikan atau perkampungan untuk dijadikan tempat tinggal dan menyebarkan Agama islam, sebagai pedoman hidup bagi masyarakat. Tokoh tersebut bernama Raden Sumojoyo Hadiprayitno atau Raden Sumojoyo Hadiningrat atau Mbah Malik Ibrahim atau Mbik Jereh sebutan masyarakat sekitar yang berarti ludah didalam bambu.
             Dalam perjalananya dari Arosbaya ke Desa Pakisjajar di temani oleh beberapa kerabat diantaranya adik kandungnya yang bernama Kanjeng Mas Hadi panotogomo atau Mas Hadi Notoningrat atau Mbah surgi Ningrat. Kedua tokoh tersebut mengajarkan kepada masyarakat perihal ajaran agama, baik tentang syariat maupun hakekat serta juga mengajarkan tentang ilmu pertanian, perkebunan, perdagangan dan pemerintahan.
             Tokoh tersebut meninggal di Desa Pakisjajar dan dimakamkan di Desa Pakisjajar,  untuk Raden Sumojoyo Hadi Prayitno atau Sumojoyo Hadiningrat dan Istrinya wafat beliau dimakamkan di Dusun Krajan tepatnya di belakang Kecamatan Pakis. Makamnya oleh penduduk sekitar dikeramatkan hingga sekarang dengan sebutan makam keramat atau makam kuno sedangkan untuk adik kandungnya bernama Kanjeng Mas Hadi Panotogomo beserta istrinya bernama Raden Ajeng Putri Ningrum menempati di dusun trajeng hingga Wafat dan dimakamkan di dusun Trajeng oleh masyarakat sekitar juga dikeramatkan hingga sekarang.
             Selanjutnya sejarah Tokoh Pemimpin Desa Pakisjajar di teruskan oleh keturunannya dari tokoh yang Mbabat alas tersebut yang tercatat di dalam masa jaman penjajahan kolonial belanda bernama NITI HARJO dengan sebutan ARIES yang pada sebutan kepemimpinanya setingkat dengan Kepala Desa pada saat itu.
Berikut nama  - nama ARIES yang pernah memimpin Desa Pakisjajar :
1.      ARIES NITIHARJO
2.      ARIES SAPTOARJO/JOKO
dan pada tahun 1980 Desa Pakisjajar mulai dipimpin oleh seorang kepala desa yang konon dilakukan dengan pemilihan langsung oleh rakyat, dan berikut nama-nama kepala desa yang pernah menjabat di Desa Pakisjajar :
1.      Bapak RA Muhaimin        ( 1980 – 1984 ) / Dusun Krajan
2.      Bapak Mastur                    ( 1985 – 1989 ) / Pj dari Kecamatan
3.      Bapak RA Muhaimin        ( 1990 – 1996 ) / Dusun Krajan
4.      Bapak Ruba’i                   ( 1997 – 2000 ) / Pj dari Kawedanan Tumpang

5.      Bapak Nur Mohammad Slamet  ( 2001 – 2011 ) / Dusun Robyong

1 komentar:

  1. Assalamualaikum..mohon maaf ingin bertanya alamat kantor kepala desa pakisjajar dimana ya? Terimakasih

    BalasHapus